Jun 08

Laju Endap Darah Tinggi

Seputar tentang laju endap darah tinggi

Laju endap darah (LED) atau dalam bahasa english erythrocyte sedimentation rate (ESR) adalah salah satu pemeriksaan rutin untuk darah untuk mengetahui tingkat peradangan dalam tubuh seseorang, atau kecepatan sedimentasi eritrosit dalam darah yang belum membeku. LED juga merupakan uji yang tidak spesifik.

LED dijumpai meningkat selama proses inflamasi akut, infeksi akut dan kronis, kerusakan jaringan nekrosis, penyakit kolagen, rheumatoid, malignansi, dan kondisi stress fisiologis misalnya kehamilan. Sebagian ahli hematologi, LED tidak andal karena tidak spesifik dan dipengaruhi oleh faktor fisiologis yang menyebabkan temuan tidak akurat.

Dalam hasil intrerpretasi pemeriksaan LED merupakan pemeriksaan laboratorium yang tidak spesifik sehingga membatasi kegunaan dalam diangnosis penyakit. LED tidak dapat dipergunakan untuk mendiagnosis secara pasti suatu penyakit dan tidak dapat digunakan sebagai patokan utama dalam pengobatan. Interpretasi LED disesuaikan dengan kecurigaan klinis seorang dokter terhadap penyakit tertentu, dan interpretasi tersebut biasanya dikaitkan dengan hasil wawancara/pemeriksaan dokter dan pemeriksaan laboratorium/penunjang lainnya.

Hasil laju endap darah yang tinggi juga dapat terjadi karena :

  1. Anemia.
  2. Kanker seperti lymphoma atau multiple myeloma.
  3. Kehamilan.
  4. Penyakit thyroid.
  5. Diabetes.
  6. Penyakit jantung.

Cara terapi untuk penderita laju endap darah tinggi :

  1. Menjadi vegetarian hanya makan sayuran saja.
  2. Kurangi penggunaan minyak dan lemak.
  3. Terapi akupuntur.

Adapun laju endap darah tinggi bisa karena dengan faktor yang bisa mempengaruhinya yaitu karena faktor eritrosit, faktor plasma dan faktor teknik pemeriksaan.

  • Faktor eritrosit
  1. Jumlah eritrosit kurang dari normal.
  2. Ukuran eritrosit yang lebih besar dari ukuran normal, sehingga lebih mudah atau cepat membentuk rouleaux.
  • Faktor plasma
  1. Peningkatan kadar fibrinogen dalam darah akan mempercepat pembentukan rouleaux.
  2. Peningkatan jumlah leukosit sel darah putih biasanya terjadi pada proses infeksi akut maupun kronis.
  • Faktor teknik pemeriksaan
  1. Tabung pemeriksaan digoyang atau bergetar akan mempercepat pengendapan.
  2. Suhu saat pemeriksaan lebih tinggi dari suhu ideal >20ĚŠ C akan mempercepat pengendapan.

Laju endap darah sangat diperlukan dalam proses pemeriksaan, karena dalam pemeriksaan LED akan membantu kita untuk mengetahui tingkat peradangan yang ada pada tubuh sipenderita. Bagaimana cara yang baik untuk proses pemeriksaan? Apakah anda tahu tentang CRP (C-Reactive Protein) dengan cara inilah yang paling baik pemeriksaan LED.

CRP adalah suatu protein fase akut yang diproduksi oleh hati sebagai respon adanya infeksi, inflamasi atau kerusakan jaringan. Inflamasi merupakan proses dimana tubuh memberikan respon terhadap injury.

Keuntungan pemeriksaan menggunakan CRP

  1. Hasil pemeriksaan CRP jauh lebih akurat dan cepat.
  2. Dengan range pengukuran yang luas, pemeriksaan CRP sangat baik dan penting untuk mendeteksi Inflamasi/infeksi akut secara cepat (6-7 jam setelah inflamasi).
  3. CRP meningkat tajam saat terjadi inflamasi dan menurun jika terjadi perbaikan LED naik kadarnya setelah 14 hari dan menurun secara lambat sesuai dengan waktunya.
  4. Pemeriksaan CRP dapat memonitor kondisi infeksi pasien dan menilai efikasi terapi antibiotika.
  5. Pemeriksaan CRP terstandarisasi dengan baik dan dapat dikerjakan pada alat automated analyzer.

Itulah sedikit informasi tentang endap darah tinggi yang bisa membantu anda dalam memeriksakan laju endap darah pada tubuh apabila ingin memeriksakan dengan secara rutin. Bila anda ingin mengetahui informasi tentang laju endap darah tinggi dan cara pengobatannya bisa dengan mengklik => Obat Herbal Darah Tinggi

Semoga dengan ini anda bisa mengontrol dan rajin dalam memerisakan LED dengan teratur.

Share